Berikut adalah sharing dari salah satu director Oriflame DreamTeam, Stefany Rhema,ibu seorang anak yang fokus dan komit di Oriflame.Merupakan inspirasiku membangun jaringan dan menggapai mimpi
Membuktikan bahwa bisnis MLM yg 1 ini benar-benar patut diambil untuk mencapai kebebasan financial
Saya terlahir dalam keluarga sangat sederhana, karena papi seorang penginjil yang tidak punya gaji tetap, keluarga kami hidup mengandalkan iman dan sangat bergantung sama berkat Tuhan, berkali kali harus pindah rumah karena tidak bisa membayar kontrakan rumah tapi hidup kami sangat dipelihara Tuhan
Kemudian ketika menginjak kuliah semester 4 hampir terancam putus kuliah karena tidak ada biaya, tapi pertolongan Tuhan selalu tepat pada waktuNya, saya diberi jalan pekerjaan sambilan sebagai guru les akuntansi, SPG event dan pagar ayu sehingga bisa meneruskan membiayai kuliah, sedikit memberi orang tua dan bisa punya uang jajan sendiri.
Puji Tuhan bisa lulus Sarjana Ekonomi Universitas Tarumanagara di tahun 2005 dan diterima bekerja Feb 2006 di Kantor Akuntan Publik di daerah Sudirman. Biarpun kerjanya suka lembur sampai jam 9 malam dan sabtu minggu suka harus masuk ketika high season tapi saya happy karena banyak menimba ilmu.
Puji Tuhan Tuhan buka jalan lagi, Juli 2007 aku dikasih kantorku kesempatan menimba ilmu Profesi Pendidikan Akuntan di Unversitas Indonesia GRATIS, ketika itu mustahil bagiku untuk bisa bayar kuliah senilai 40 juta dengan gaji 2.5 juta/bulan. Bisa punya 2 gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Tarumanagara dan Akuntan dari Universitas Indonesia. Walaupun ijazahnya sekarang disimpan tapi tetap ilmu itu akan berguna suatu hari nanti.
Buat para generasi muda yang sedang membaca tulisan ini, jangan pernah menyerah menyelesaikan pendidikan kalian apapun kesulitan dan tantangan yang kalian hadapi. Percaya Tuhan pasti buka jalan. Fany yang pindah rumah kontrakan 15x dari kecil saja bisa punya 2 gelar seperti ini berkat pertolongan Tuhan.
Karir kantoranku berakhir 12 September 2010 ketika Maddy lahir. Selama 4 tahun berkarir posisi terakhirku waktu itu sebagai Accounting dan Finance Manager dengan gaji 8.5 juta
Kemudian tahun 2011 mencoba berbisnis Online Shop www.madisonclothdiaper.com dengan tujuan memperkenalkan popok cuci ulang yang lebih hemat dan sehat ke ibu2 yang baru melahirkan
Semakin berkembangnya bisnisku aku belajar bahwa dalam bisnis konvensional itu semua berbanding lurus
Semakin besar profit yang kita inginkan= semakin besar modal yang harus disetor = semakin besar resiko yang harus kita tanggung = semakin banyak waktu dan tenaga untuk mengurusi bisnis itu.
Dan semakin berkembangnya bisnis saya , saya tetap masih berasa ada yang kurang bukan secara materi tapi secara kepuasan batin.
Kemudian Sep 2011 berkenalan dengan bisnis Oriflame dengan Elysabeth Ongkojoyo sesama distributor clodi dan mendapat penjelasan detil tentang Oriflame dari Shirley Theresia Lim customer saya yg ternyata teman SMA Ely. Waktu itu tertarik join hanya untuk beli produknya saja karena bisa dibeli secara online tapi kemudian tertarik dengan peluang usahanya cuma ragu untuk join karena waktu itu online shop saya sedang berkembang dan takut keteteran
Jan 2012 saya mengikuti seminar pesta wirausaha yang diadakan komunitas Tangan Di Atas dan bertemu dengan 2 sosok hebat Merry Riana dan Chairul Tanjung yang sangat menginspirasi saya!
Dari Merry Riana saya belajar untuk berani bermimpi tinggi
Belajar untuk menjadi wirausaha bermental nasionalis dari Pak CT
Kemudian menetapkan tujuanku :
Kenapa sih ibu rumah tangga seharusnya punya bisnis sendiri?
alasan :
MENJAGA DARI 3 HAL :
MENJAGA DARI 3 HAL :
Suami dirumahkan oleh tempat kerjanya (dipecat)
Suami pulang kerumah wanita lain (selingkuh)
Suami dipanggil kerumah Tuhan (semoga suami kita selalu sehat dan panjang umur…amiinn)
Suami pulang kerumah wanita lain (selingkuh)
Suami dipanggil kerumah Tuhan (semoga suami kita selalu sehat dan panjang umur…amiinn)
Kita semua mengetahui bahwa peran wanita sebagai istri dan ibu dalam keluarga merupakan tugas utama dan pertama. Karena di tangan seorang ibulah akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang dapat merubah negeri ini menjadi sejahtera. Seperti kata seorang pujangga: Ibu itu ibarat sekolah, apabila kamu siapkan dengan baik, berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya
Maka dari itu setelah direstui suami tanggal 27 Januari 2012 aku memantapkan diri join Oriflame
memberanikan diri bermimpi tinggi menapaki Success Plan Oriflame
Bertahan menghadapi para pembunuh mimpi yang justru malah orang orang terdekat
Ditertawakan karena mimpiku bahkan dibilang gila. Mereka bilang aku bermimpi terlalu tinggi tapi aku bilang mereka berpikir terlampau kecil